Perusahaan rintisan ramah lingkungan dinobatkan sebagai KINETIK Sweef Fellows

Enam startup Indonesia yang menghadirkan solusi untuk isu lingkungan dengan cara yang inovatif dan berbasis lokal telah terpilih sebagai KINETIK Sweef Fellows angkatan pertama.

Sebagai bagian dari Program Wirausaha KINETIK Sweef, para penerima program ini akan mendapatkan pendampingan teknis yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Program ini diselenggarakan oleh Sweef Capital bekerja sama dengan KINETIK, Kemitraan untuk Iklim, Energi Terbarukan, dan Infrastruktur Australia Indonesia. Tujuannya adalah mendukung startup hijau yang dipimpin oleh perempuan atau yang memberi dampak positif bagi kehidupan perempuan.

Enam KINETIK Sweef Fellows pertama tersebut adalah:

Alner
Alner menjual produk kebutuhan sehari-hari seperti beras dan sabun dalam wadah yang dapat digunakan kembali. Pelanggan akan mendapatkan cashback saat mengembalikan wadah kosong, sehingga memberikan insentif finansial untuk mengurangi sampah plastik.

Parongpong RAW Lab

Parongpong mengolah berbagai jenis limbah, mulai dari puntung rokok, popok, tisu basah, jaring ikan "hantu," kemasan semen, hingga ampas pabrik kertas, menjadi produk-produk inovatif seperti papan bangunan yang kuat, sekop bergerigi, dan perabotan luar ruangan.

Waterhub
Waterhub menyediakan stasiun isi ulang air minum di area perkantoran, sekolah, dan ruang publik untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

Electric Wheel
Electric Wheel memodifikasi sepeda motor konvensional menjadi kendaraan hibrida guna mengurangi polusi dari kendaraan di perkotaan.

Rezycology
Rezycology memanfaatkan teknologi digital—seperti aplikasi dan dasbor— untuk membantu para pengumpul sampah agar bisa menghasilkan lebih banyak uang, bekerja lebih efisien, dan mendapatkan harga yang lebih adil.

Ternakin
Ternakin mendukung petambak ikan dalam membesarkan ikan yang lebih sehat dengan bantuan sensor pintar dan alat digital. Ternakin juga menghubungkan mereka ke pasar, akses pembiayaan, dan praktik budidaya yang berkelanjutan.

Setiap KINETIK Sweef Fellow akan menerima pelatihan dalam berbagai bidang, termasuk perencanaan strategis, keberlanjutan, pengukuran dampak, inklusi gender, pengelolaan keuangan, dan kepemimpinan.

Dukungan ini dirancang untuk melengkapi keterampilan yang sudah dimiliki para pelaku usaha, sekaligus membantu mereka bersiap untuk berkembang, khususnya di bidang yang menggabungkan prinsip keberlanjutan dengan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan urat nadi perekonomian Indonesia, dengan jumlah sekitar 65 juta dan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional.

"Para KINETIK Sweef Fellows menunjukkan kekuatan sektor UMKM Indonesia dalam memajukan solusi iklim yang praktis, model bisnis inklusif, dan inovasi yang berakar pada kearifan lokal," kata Jennifer Buckley, Managing Director Sweef Capital.

"Kami bangga dapat bekerja sama dengan para pendiri ini saat mereka membangun perusahaan tangguh yang tidak hanya menguntungkan secara komersial, tetapi juga memiliki dampak sosial yang kuat."

Sweef Capital adalah perusahaan investasi yang dipimpin oleh perempuan dan fokus mendukung perusahaan tahap tumbuh, terutama di Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

Program KINETIK Sweef Entrepreneurs adalah salah satu cara Sweef Capital memperkuat komitmen jangka panjangnya terhadap pertumbuhan perusahaan di Asia Tenggara, melalui kolaborasi dengan mitra lokal.