KINETIK mengundang pengajuan proposal hibah untuk inisiatif yang membantu kelompok yang kurang terwakili — seperti perempuan dan penyandang disabilitas — untuk mengakses pendanaan iklim dan ikut serta dalam peluang ekonomi dari ekonomi hijau
Dalam sesi tanya jawab ini, Direktur KINETIK John Brownlee menjelaskan lebih lanjut tentang Permintaan Proposal kami untuk Mendukung Ekosistem Pembiayaan Iklim yang Inklusif dan Pertumbuhan Ekonomi Hijau di Indonesia.
Q1: Mengapa KINETIK mengeluarkan Permintaan Proposal (RFP - Request for Proposals) ini?
Banyak orang menyadari bahwa perempuan, penyandang disabilitas, dan komunitas di daerah sering kali tidak mendapatkan kesempatan dalam pendanaan iklim dan ekonomi hijau. Ini disebabkan oleh akses terbatas ke pembiayaan, kurangnya peran dalam pengambilan keputusan, kebijakan yang kurang inklusif, tantangan aksesibilitas, serta norma gender dan sosial
Acara KINETIK di Indonesia bertujuan untuk membantu mengatasi hambatan-hambatan ini. Sebagai contoh, Program KINETIK Sweef Entrepreneurs dan program inkubasi bisnis KINETIK NEX berfokus pada perempuan dan komunitas di Indonesia Bagian Timur.
Meski begitu, KINETIK melihat masih ada celah, terutama dalam hal inklusi penyandang disabilitas.
RFP ini hadir untuk membantu menjembatani kesenjangan tersebut. Kami percaya bahwa solusi terbaik sering kali datang dari mereka yang punya hubungan langsung dan pemahaman mendalam terhadap isu-isu yang ada. Karena itu, kami mengundang organisasi-organisasi untuk membagikan ide-ide berani dan kreatif guna mendorong inklusivitas dalam pembiayaan iklim dan pertumbuhan ekonomi hijau.

Q2: Proyek seperti apa yang bisa diajukan?
KINETIK terbuka untuk berbagai jenis proposal, termasuk:
• Penelitian tentang pendanaan iklim yang inklusif bagi penyandang disabilitas
• Pemetaan tokoh kunci dan peluang untuk mendorong pembiayaan iklim yang inklusif
• Pengembangan alat atau panduan untuk investasi iklim yang inklusif
• Dukungan teknis untuk memperkuat strategi investasi yang inklusif
• Dialog atau forum yang mempertemukan investor, pembuat kebijakan, dan para advokat
• Upaya mengatasi hambatan inklusi di sektor-sektor ekonomi hijau
Q3: Bagaimana kalau saya punya ide proposal yang berbeda?
Justru itu yang kami cari! Kami sengaja tidak membatasi jenis proposal secara ketat, karena kami percaya banyak ide bagus di luar sana yang belum terpikirkan sebelumnya. RFP ini dibuat untuk menjaring ide-ide segar dan kreatif dari berbagai pihak.
Q4: Apakah KINETIK hanya mencari proyek berskala besar?
Tidak. Tujuannya adalah untuk mendukung organisasi akar rumput dan organisasi yang lebih besar dalam menguji ide-ide berani – meskipun hasilnya belum pasti. KINETIK terbuka untuk bekerja sama dengan para pelamar guna menyempurnakan konsep-konsep yang menjanjikan, meskipun skalanya kecil. Ada minat yang kuat untuk bereksperimen dan berinovasi.
Q5: Berapa banyak proyek yang akan didanai, dan berapa besar anggarannya?
Hingga 10 proyek akan didukung, dengan hibah individu berkisar antara Rp250,000,000 hingga Rp2,000,000,000.
Q6: Apakah pelamar harus sudah berpengalaman di bidang disabilitas dan ekonomi hijau?
Tidak harus. Kami sadar bahwa belum banyak organisasi yang punya pengalaman mendalam di dua bidang ini sekaligus. Jika Anda memiliki keahlian kuat di salah satunya, dan memiliki pemahaman yang jelas tentang bagaimana bidang itu bisa diterapkan ke bidang lainnya, kami sangat mendorong Anda untuk tetap mengajukan proposal.

Q7: Apakah organisasi penyandang disabilitas (OPD) didorong untuk mendaftar?
Tentu saja! KINETIK sangat mendorong organisasi penyandang disabilitas untuk mengajukan proposal, baik secara mandiri maupun bersama organisasi lain. Inisiatif ini sejalan dengan prinsip “tidak ada tentang kami tanpa kami,” yang mengutamakan pendekatan lokal dan inklusif.
Q8: Apakah organisasi internasional boleh mendaftar?
Bisa — tetapi hanya jika bermitra dengan organisasi di Indonesia, dan organisasi Indonesia tersebut harus menjadi pihak utama dalam kontrak. Tujuannya adalah untuk memastikan kepemimpinan lokal dan relevansi
Q9: Bagaimana cara mendaftar?
Untuk mengetahui lebih lanjut dan mengajukan proposal, silakan klik tautan ini: Permintaan Proposal – KINETIK
7. Kapan batas waktu pengiriman proposal?
Proposal harus diterima paling lambat jam 5 sore (waktu Jakarta), Jumat, 15 Agustus 2025.
8. Apakah ada komitmen atau kebijakan penting lainnya?
Ya. KINETIK berkomitmen pada perlindungan anak, pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual (PSEAH), pencegahan suap, serta prinsip kesetaraan kesempatan. Kami sangat mendorong pelamar dari berbagai latar belakang, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas.
Q9: Apa hal terpenting yang perlu diingat oleh calon pelamar?
Jika Anda punya ide—sekalipun masih tahap awal—yang bisa meningkatkan inklusivitas dalam pendanaan iklim atau ekonomi hijau, KINETIK ingin mendengarnya dari Anda.